Rabu, 20 Januari 2010

Google China di Bajak


Diduga, serangan cyber terhadap aktivis hak asasi manusia di Cina difasilitasi oleh orang yang bekerja di kantor Google Cina. Sumber yang sama, dirilis The Telegraph, Senin (18/1), juga mengatakan, saat ini pihak Google sedang menyelidiki kemungkinan karyawannya memiliki akses ke bagian-bagian tertentu dari jaringan Google.

Saat ini, Google sedang menyelidiki kemungkinan akses yang dimiliki oleh karyawannya terhadap bagian-bagian tertentu jaringan Google dan berperan dalam serangan cyber itu. "Karyawan" itulah yang membuat aktivis hak asasi manusia Cina terganggu, sekaligus memaksa raksasa situs untuk menutup operasinya di Cina. Kecuali, mereka bisa menawarkan akses warga negara ke uncensored web.

"Kami tidak mengomentari rumor dan spekulasi," kata perwakilan Google. "Sedang dalam penyelidikan dan kami tidak dapat berkomentar secara rinci."

Menurut media lokal Cina, beberapa pekerja Google di Cina tidak diberi akses ke jaringan internal perusahaan sejak 13 Januari, sehari setelah Google mengumumkan "pendekatan baru" untuk bisnis di negara itu. Analis keamanan percaya, perangkat lunak berbahaya digunakan untuk melaksanakan serangan terhadap Google.

Pembangkang dan pendukung hak asasi manusia Cina adalah variasi dari Hydraq Virus. Virus itu dikenal sebagai Trojan, yang memungkinkan pembajak mendapatkan akses ilegal ke komputer dan jaringan melalui "pintu belakang". Sumber: Liputan 6

Minggu, 10 Januari 2010

Yang Terbaik


Terkadang kita merasa jika tinggal diluar daerah tempat tinggal kita sekarang, pastilah disana kita akan berhasil dan sukses disana. Atau kita berfikir bila keluar dari perusahaan tempat kita bekerja sekarang lalu bekerja di perusahaan lain maka hidup kita akan menjadi lebih baik.

Seringkali kita terbelenggu oleh lingkungan tempat kita berada sekarang, sehingga kita akan beranggapan bahwa tidak mungkin kita akan meraih sukses jika tetap disini (tempat kita berada sekarang).

Bagi orang yang hidup didaerah terpencil mereka akan merasa susah untuk menerima informasi, serba keterbatasan akibat sarana dan prasarana yang tidak lengkap dan jauh dari sentuhan teknologi. Sehingga mereka akan berfikir sulit untuk berjuang, mengembangkan potensi diri dan sulit untuk mengembangkan usaha.

Disisi lain bagi orang-orang yang tinggal di kota besar akan merasa betapa sesaknya dan ketatnya persaingan, sehingga mereka merasa betapa sulitnya untuk berusaha dan memenangkan persaingan.

Memang dalam menggapai cita-cita tidak akan selalu mulus dan sesuai dengan keinginan kita. Terkadang lingkungan tidak ramah, teman tidak cocok, dan kita menjumpai rintangan lainnya. Satu hal yang harus kita sadari bahwa dimanapun kita berada disitulah tempat terbaik kita. Disitulah tempat kita meraih cita-cita dan memperjuangkan impian kita.

Apabila kita terus berfikir bahwa di tempat lain kita akan lebih baik, maka berapa banyak waktu yang terbuang untuk memikirkan hal tersebut. Berapa banyak kesempatan dan pekerjaan yang tertunda hanya untuk memikirkan dan sekedar menunggunya datang. Lalu sampai kapankah kita akan mulai untuk berjuang?

Oleh karena itu, kita harus menyadari bahwa dimanapun kita berada disitulah TEMPAT TERBAIK KITA …
Kita semua memiliki kesempatan emas untuk menjadi orang besar dan sukses dimana saja … asalkan kita kita mau memperjuangkannya.    


 
Free Tail- Stars MySpace Cursors at www.totallyfreecursors.com