Wednesday, May 9, 2012

Ujian membuat pedang


Alkisah, disebuah desa tinggalah seorang pendekar pedang yang sangat ternama. Kepiawaiannya menggunakan ilmu pedang bisa dikatakan tiada tandingannya pada masa itu. Sang pendekar ahli pedang ini memiliki sebilah pedang pusaka yang bisa dengan bebas menebas apapun, mulai dari besi yang keras dan besi tempa sampai permata dan batu mulia yang padat lagi keras. Karena tajamnya pedang yang dimiliki pendekar ini, banyaklah orang yang berdatangan ingin belajar tentang rahasia membuat pedang tersebut.

Suatu hari datanglah dua pemuda yang ingin belajar cara membuat pedang kepada pendekar ahli pedang ini. Sebelum diterima, mereka berdua diuji. Kepada mereka berdua diberikan dua buah keping pelat besi dan dua buah martil yang relatif sangat kecil. Mereka diminta untuk memukul kepingan plat besi tersebut hingga putus.

Pemuda pertama menganggap hal tersebut adalah mustahil, sehingga ia mundur dari ujian tersebut. Ia menyerah begitusaja dan tidak berusaha mencari solusi. Sementara pemuda kedua bertanya "Adakah martil yang lebih besar?" Ia mencari martil yang lebih besar untuk menyelesaikan masalah yang dihadapinya dan akhirnya pemuda kedua inilah yang lulus ujian.

NB: Masalah kecil akan terlihat besar bagi orang yang memiliki kemauan dan tekad yang kecil. Sebaliknya, masalah besar akan terlihat kecil bagi orang yang memiliki tekad besar.



No comments:

Post a Comment