Monday, July 30, 2012

Cross Selling


Beberapa waktu yang lalu tepatnya ketika Saya masih bertugas di Kota Tanjungpinang, Saya sedang mencari sebuah kamera Digital. Referensi dari teman Kantor, Toko X lah yang harganya paling miring dibandingkan Toko lainnya. Sehingga ketika hari libur, saya pun mengunjungi Toko tersebut. Sesampainya di Toko itu, Saya disambut oleh Salesman Toko tersebut dan di tawarkan dengan beberapa jenis pilihan model Kamera. Akhirnya setelah modelnya cocok dan harganya cocok, saya putuskan untuk membeli Kamera X.

Setelah disepakati Nota/kuitansi pembelian pun dibuatkan, dan ketika Saya hendak membanyar si Salesman pun bertanya "Mas, ini Anda membeli Kamera sering beli ya?" "Oh, Nga.., jarang-jarang saya beli kamera, bahkan ini yang pertama kalinya" jawabku. Kemudian Dia tanya Saya "Mas, tau gak Kamera Digital ini bagian yang paling penting dan paling sensitif yang mana?" Saya bilang "Saya gak tau.., Saya gak ngerti..", Dia bilang "Bagian yang paling penting itu lensanya" Oh ya... Saya tanya "Kenapa?" Dia bilang "Kalo Lensanya gores gambar yang Anda ambil tidak jelas atau buram, kalau mau ganti Lensa harganya mahal sekali... mendingan Anda beli Kamera yang baru". "Jadi gimana?" tanyaku. Salesman menjawab "Kalo saran saya sebaiknya Anda membeli Lens Cover/Filter Lensa, paling kalo filternya gores Anda ganti filter aja, lensanya kan masih utuh gak rusak". "Oh ya, bener juga ya, berapaan sih harganya?" tanyaku. "Oh itu murah hanya Rp.350.000.-". "Ah mahal lah kalo segitu" jawabku. "Okelah kalo buat Mas saya kasih diskon deh jadi Rp.300.000.-, Gimana?" tanya Slaesman. Okelah tulis kuitansinya ya!.

Ketika sudah mau dibungkus si Salesman bertanya kembali "Mas, Anda beli kamera ini buat apa?". Ya, "kalau Saya liburan bersama keluarga dan pergi ketempat wisata seperti pantai Trikora atau ke Lagoi saya mau foto-foto bareng Istri dan anak-anak, supaya nanti kalo anak Saya besar Dia inget oh ini waktu kecil sama Papa, sama Mama begitu". Dia bilang "Mas kalo Anda ambil gambar seperti itu selama-lamanya, nanti anak Anda besar, dia bilang Pa kok di Album foto hanya ada Dia dan Mamanya". Kenapa??? "kan Anda yang pegang kamera, kalo Anda yang pegang Kamera kan gambar Anda gak Ada disana". Oh iya juga masuk akal "Jadi gimana?". Beli Stand Tripod, "jika Anda pakai Tripod, Kamera tinggal Anda letakan di Tripod dan pasang timernya, Anda tinggal berfoto bersama keluarga". Berapaan sih harganya?, "Oh, murah hanya Rp.150.000.-". Ah mahalah segitu... "Ya, terserah sih kalo gak mau beli Tripod bisa juga pake meja". ya udahlah beli ajalah Tripodnya.

Ketika sudah mau dibayar, masukin kamera, masukin Lensa, masukin Tripod ternyata jadi 2 kantong plastik. Dan ketika mau pulang dia bilang "Mas Anda mau pergi ke Lagoi, Pantai Trikora dengan membawa 2 kantong plastik kelihatannya sangat primitif loh", "Kenapa Anda tidak membeli Tas, Tas untuk kamera, ada juga tempat untuk meletakkan Lensa, memori dan baterai cadangan plus tempat Tripodnya". "Kan lebih keren, lebih bagus". dan juga dengan Tas seperti ini Anda gak bakal lupa satu kantong buat baterai, satu kantong buat lensa dan satu kantong buat memori cadangan. "jadi kalo kantongnya kosong Anda tahu kalo Anda lupa bawa bawa baterai atau memori dan kalo hujan kan gak basah kamera Anda gak rusak". Iya juga sih "jadi berapa harganya?". Murahlah Rp200.000.-. "Oke Saya Ambil".

Saya datang untuk Membeli Kamera, tetapi saya membeli juga Filter Lensa, membeli Tripod, dan Membeli Tas Kamera. Dia adalah Salesman yang baik, Apa yang Dia lakukan?, Dia melakukan Cross Selling.

Orang yang datang membeli Kamera, Dia memancing orang tersebut untuk membeli barang-barang yang berhubungan dengan Kamera. Mungkin Kameranya Dia kasih saya diskon. tapi Dia untung kembali dengan menjual peralatan lainnya yang berhubungan dengan Kamera.

"Jika Anda seorang penjual jangan pernah hanya menjual sebuah produk, di bisnis apapun Anda bisa Cross Selling". di Kantor Pos misalnya, Orang datang ke Kantor Pos mau membayar tagihan motor Anda bisa tawarkan sekalian bayar tagihan listrik, tagihan Air, tagihan telepon, beli tiket online, kirim uang, atau buka rekening tabungan.  


2 comments: